Sabtu, 16 Februari 2019

Paket Budidaya Karet Organik NASA


Paket Budidaya Karet Organik NASA

Ditambahkan pada: 14 July 2016 / Kategori:

OFF 25%
Kode:P-KARET
Berat:1700 gram
Stok: Ready Stock
Dilihat:4.218 kali
Review:Belum ada review

Bagikan informasi tentang Paket Budidaya Karet Organik NASA kepada teman atau kerabat Anda.

       

Deskripsi Paket Budidaya Karet Organik NASA


ISI PAKET :

– 1 BOTOL SUPERNASA 250 GRAM

– 1 BOTOL HORMONIK 100 CC

– 1 BOTOL POC NASA 500 CC

Leaflet Budidaya Karet


PENDAHULUAN

Karet (Hevea brasiliensis) adalah jenis tanaman tahunan dengan batang pohon yang lurus. Dulunya pohon karet hanya terdapat di Brazil, Amerika Selatan. Setelah dilakukan percobaan berkali-kali, akhirnya pohon karet ini berhasil dikembangkan di wilayah Asia Tenggara. Di Malaysia, Singapura dan Indonesia tanaman karet mulai dibudidayakan pada tahun 1876. Indonesia juga pernah menguasai produksi karet dunia, namun saat ini posisi Indonesia didesak oleh Thailand dan Malaysia. PT Natural Nusantara berupaya untuk mmebantu para petani karet di tanah air melalui Paket Budidaya Karet NASA untuk meningkatkan hasil produksi karet baik dari segi kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3).


SYARAT TUMBUH

Suhu lingkungan yang dikehendaki 240-280 derajat CelciusMembutuhkan curah hujan per tahun 1.500-2.000 mmTanaman karet menyukai kelembaban yang tinggiUntuk tumbuh, tanaman karet memerlukan penyinaran matahari 5-7 jam per hariKondisi tanah yang cocok untuk budidaya karet yaitu tanah subur dan dapat meneruskan air, memiliki pH normal antara 5-6Tanaman karet cocok dibudidaya pada daerah dengan ketinggian 200 mdpl

PEMBIBITAN

Persemaian Perkecambahan

Benih disemai di bedengan dengan lebar 1-1,2 meter dengan panjang sesuai tempat.Dihamparkan pasir halus di atas bedengan setebal 5-7 cm.Tebarkan Natural GLIO yang telah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang selama 1 minggu.Bedengan dinaungi jerami setinggi 1 m di sisi timur dan 80 cm di sisi baratSebelum disemai, benih direndam selama 3-6 jam dalam air yang diberi POC NASA 1 tutup botol per liter.Setelah disemai, benih disiram larutanPOC NASA 0,5 tutup botol per 1 liter air.Benih ditanam dengan jarak 1-2 cm.Selanjutnya benih disiram secara rutin. Benih yang pertumbuhannya normal akan berkecambah pada usia 10-14 HSS. Setelah berusia 10-14 HSS dan telah berkecambah, benih telah siap untuk dipindahtanamkan ke lahan budidaya.

Persemaian Bibit

Tanah budidaya sebelumnya dicangkul sedalam 60-75 cm, lalu dihaluskan dan diratakan.Bedengan dibuat dengan tinggi 20 cm. Parit antar bedengan dibuat sedalam 50 cm.Benih yang sudah berkecambah lalu ditanam di lahan budidaya. gunakan jarak tanam 20 x 20 x 60 untuk okulasi hijau dan 40 x 40 x 60 cm untuk okulasi coklat.Penyiaraman dilakukan secara teraturPemupukan dengan pupuk makro dilakukan 3 bulan sekali. Pupuk yang dibutuhkan yaitu :

GT 1 : 8 gr Urea, 4 gr TSP, 2 gr KCI per pohon

LCB 1320 : 2,5 gr Urea, 3 gr TSP, 2 gr KCI per pohon

POC NASA : 2-3 cc per liter air per bibit disiramkan 1-2 minggu sekali

Pembuatan Kebun Entres

Cara penanaman dan pemeliharaan seperti menanam bibit okulasiBibit yang digunakan dapat berupa bibit stump atau bibit polibagJarak tanamnya adalah 1 m x 1 mPemupukan :

Pupuk makro (diberikan 3 bulan sekali)

Tahun I : 10 gr Urea, 10 gr TSP, 10 gr KCI per pohon


Tahun II : 15 gr Urea, 15 gr TSP, 15 gr KCI per pohon

POC NASA 2-3 cc per 1 liter air per bibit, disiramkan 1-2 minggu sekali

Okulasi

Keterangan

Okulasi Coklat

Okulasi Hijau


Umur batang bawah

9 – 18 bulan3 – 8 bulanDiameter batang 10 cm dari tanah2 cm

1 – 1,5 cm

Kayu okulasi

Dari kebun entres, warna hijau tua dan coklat, diameter 1,5 – 3 cm

Dari kebun entres umur 1-3 bulan, warna masih hijau atau telah terbentuk 1-2 payung

Ada dua macam okulasi yaitu okulasi coklat dan okulasi hijau

Teknik okulasi pada keduanya sama

Buat jendela okulasi dengan panjang 5-7 cm dan lebar 1-2 cmPersiapkan mata okulasiPisahkan kayu dari kulitnya, disebut perisaiMasukkan perisai ke dalam jendelaDibalut dengan pita plastik atau rafia tebalSetelah 3 minggu, balut dibuka. Jika perisai digores sedikit dan terlihat hijau segar, maka okulasi berhasil. Diulangi 1-2 minggu kemudianSaat bibit akan dipindahkan, batang bawah dipotong miring sepanjang 10 cm diatas okulasiBibit okulasi yang dipindahkan bisa berupa stum mata tidur, stum tinggi, stum mini dan bibit polibag

PENGOLAHAN MEDIA TANAM

Tanah dibongkar dengan traktor atau cangkul dan bersihkan dari sisa akarJika tanah miring lebih dari 10 derajat, dibuat teras dengan lebar minimal 1,5Jika tanah landai, dibuat rorak (kotak kayu panjang). Rorak berfungsi untuk menampung tanah yang tererosi, jika sudah penuh isi rorak dituangkan ke areal di sebelah atas rorakPembuatan saluran pinggiran jalan san salurang penguras yang sesuai dengan kemiringan lahan dan diperkeras.

PENANAMAN

Penentuan Pola Tanaman

0-3 th tumpangsari dengan padi gogo, jagung, kedelaiLebih dari 3 th tumpangsari dengan jahe atau kapulaga

Pembuatan Lubang Tanam

Jarak tanam 7 x 3 m, dibutuhkan 476 bibit per haLubang tanam :

Okulasi stump mini 60 x 60 x 60 cm


Okulasi stump tinggi 80 x 80 x 80 cm

Cara Penanaman

Masukkan bibit beserta plastiknya ke lubang tanah dan biarkan selama 2-3 mingguTebarkan Natural GLIO dan pupuk kandang yang sebelumnya telah dikembangbiakkan selama 1 minggu. Lalu timbun dengan tanah galian.Siramkan POC NASA 1 tutup botol per 1 liter air per pohon. Akan lebih maksimal jika menggunakan SUPERNASA.

Dengan cara : 1 botol SUPERNASA diencerkan ke dalam 2 liter air (2000 ml) air lalu jadikan sebagai larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.

PEMELIHARAAN TANAMAN

Penyulaman : dilakukan saat tanaman berumur 1-2 tahunPemupukan :

UMUR (BULAN)

DOSIS PUPUK MAKRO

(PER HA)

MOP/KCL (KG)UREA (KG)KIESERITE (MGSO4) (KG)

ROCK PHOSPAT (KG)

0

000

150

3

4060401158406040

115

12

50754013518507540

135

24

115115753003611521075

300

48

11523575300dst

sebaiknya dilakukan analisa tanah

Dosis POC NASA saat awal tanam :

0 – 36

Encerkan 2-3 tutup botol lalu siramkan ke sekitar pangkal batang 4 – 5 bulan sekali

> 36

Encerkan 3-4 tutup botol lalu siramkan ke pangkal batang dengan interval 3 – 4 bulan sekali

 

Dosis POC NASA saat tanaman sudah berproduksi tetapi memakai POC NASAsejak awal :

Tahap 1 : gunakan 3-4 kali berturut-turut setiap 1-2 bulan. Dengan dosis 3-4 tutup/ pohon

Tahap 2 : gunakan setiap 3-4 bulan sekali. Dengan dosis 3-4 tutup per pohon

Catatan : akan lebih optimal jika ditambahSUPERNASA 1-2 kali per tahun dengan dosis 1 botol untuk 300 tanaman.

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN KARET

Hama

Kutu tanaman (Planococcus citri)

Gejalanya, pucuk batang dan daun muda menjadi kuning dan kering. Pengendalian menggunakan Natural BVR atau PESTONA.

Tungau (Hemitarsonemus, Paratetranychus)

Gejalanya pertumbuhan tanaman menajdi tidak normal dan kerdil, daun juga berguguran. Pengendalian menggunakan Natural BVR atauPESTONA.

Penyakit

Penyakit pada akar : akar putih, akar merah, jamur upas.Penyakit pada batang : kanker kercak, busuk pangkal batangPenyakit pada bidang sadap : kanker garis, mouldy rotPenyakit pada daun : embun tepung, penyakit colletorichum, penyakit phytophthora

Pengendalian dan pencegahan penyakit karena jamur :

Pilih bibit yang sehat, tidak terserang hama maupunpenyakit dan berkualitas baik ketika akan ditanam.Pemupukan harus dilakukan secara tepat dan seimbang sesuai jenis pupuk, dosis dan waktu yang tepat.Tebarkan Natural GLIO sebelum tanam atau saat tanam.Melakukan pemangkasan terhadap tanaman yang menghalangi tanaman utama.Jika tanaman terserang hama dan penyakit, bagian yang terserang harus segera dipotong, dibuang dan dimusnahkan.Saat penyadapan gunakan pisau yang steril.Penyadapan karet jangan terlalu dekat dengan tanah dan jangan terlalu dalam.Khusus untuk penyakit embun tepung, daun digugurkan lebih awal. Segera lakukan pemupukan dengan nitrogen menggunakan dosis dua kali lipat dan penyemprotan POC NASA 3-5 tutup botol per tangki.

PANEN KARET


Penyadapan dilakukan saat pohon karet berumur 5 tahun, dan bisa dilakukan hingga 25-35 tahunPenggunaan POC NASASUPERNASAdan HORMONIK dengan rutin dapat mempercepat waktu penyadapan pertama kali dan memanjangkan usia produksi tanaman.

Demikian uraian penjelasan mengenai teknik budidaya karet teknologi NASA. DapatkanPaket Budidaya Karet Organik hanya dari distributor resmi PT Natural Nusantara.

Butuh Bantuan? Jangan Sungkan!

Jika Anda Butuh Bantuan, Ataupun Hal -Hal Yang Ingin Ditanyakan, Jangan Ragu Untuk Menghubungi Kami, Dengan Senang Hati Akan Kami Bantu

=====================

👇👇👇

Distributor resmi PT. NATURAL NUSANTARA N-453774

Menyediakan produk herbal NASA

Order/Konsultasi/Reseller

Call/sms : 085279871042

WA : 085839395172

1 komentar:

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
    ayo segera bergabung dengan kami di ionqq^^com
    add pin bb 58ab14f5 || ditunggu ya^^

    BalasHapus